BAKTI RSUD AJIBARANG
Menjadi sebuah rumah sakit
unggulan dengan pelayanan yang profesional merupakan dambaan RSUD Ajibarang,
rasanya kita akan merasa senang bisa berada ditengahnya.
![]() |
BHD/TRIASE BENCANA/P3K RSUD AJIBARANG-GP ANSOR-BANSER AJIBARANG |
RSUD Ajibarang bukan hanya
berkecimpung dalam kegiatan kuratif saja dengan melayani keragaman permasalahan
kesehatan di wilayah Banyumas bagian barat dan sekitarnya saja, tetapi juga
berperan dalam peningkatan pengetahuan masyarakat untuk bisa menolong diri
sendiri.
Pada hari Kamis tanggal 25 Mei
yang lalu Diklat dan PSDM RSUD Ajibarang bekerja sama dengan organisasi
kemasyarakatan keagamaan GP Ansor khususnya Banser Husada Kecamatan
Ajibarang, telah memberikan bekal dengan training masalah Bantuan Hidup Dasar (BHD), yaitu bagaimana mengenali korban
dengan henti jantung dan henti nafas serta bagaimana penanganannya, Sistem Triase dan Transportasi pada Bencana,
yaitu bagaimana peserta memahami cara memilah pasien korban massal untuk
prioritas pertolongan, mealukan pertolongan pertama dan bagaimana melakukan
hubungan dengan faskes terdekat atau PSC (Public Service Center) serta
bagaimana cara membawa atau transfer pasien ke faskes tujuan. Tidak lupa juga
materi tentang Pertolongan Pertama Pada
Kecelakaan (P3K) dan Pembidaian atau fixasi.
Kegiatan ini disamping untuk
meningkkan pengetahuan masyarakat juga untuk membekali peserta dalam hal ini Banser
Husada dalam mempersiapkan Posko Kesehatan Arus Mudik Lebaran. Dengan pelatihan
ini diharapkan peserta bisa memberikan pertolongan yang berkualitas, meringankan korban dan memperparah kondisi
korban akibat cara memberikan pertolongan yang salah.
Kagiatan ini juga sudah beberapa
kali dilakukan untuk pembekalan kelompok-kelompok siswa di kecamatan Ajibarang.
Untuk seluruh karyawan RSUD Ajiarang adalah standar yang harus diikuti sebagai
syarat menuju akreditasi.
Semoga Bakti RSUD Ajibarang untuk
masyarakat ini bisa memberikan manfaat yang luas dan memberikan peran nyata
dari peserta untuk menyebarkan pengetahuan yang dimiliki.
By goens”GN”
Komentar