Langsung ke konten utama

Postingan

Sebelum Ketamin Mengalir

Postingan terbaru

“Saving Caring Smilling di Tengah Ramadhan, Adrenalin, dan Doa yang Tak Terucap”

  Sebuah Cerpen Cerpen “ Saving Caring Smilling di Tengah  Ramadhan, Adrenalin, dan Doa yang Tak Terucap” Di dinding pantry ICU itu tertulis tiga kata besar dengan huruf hijau, ditulis miring seolah menjadi penegas sekaligus pengingat bagi jiwa-jiwa penggerak di ruang kritis itu:  Saving, Caring, Smiling . Tiga kata sederhana. Namun bagi mereka yang bekerja di ruang dengan alarm yang tak pernah benar-benar tidur, itu bukan sekadar slogan dinding. Itu adalah janji.  Janji profesional. Janji kemanusiaan. Janji kepada Tuhan. Pagi itu, ruang ICU masih menyisakan aroma desinfektan yang bercampur samar dengan aroma pendingin ruang. Monitor berbunyi ritmis di kejauhan—irama yang hanya dipahami oleh mereka yang terbiasa hidup di antara garis EKG dan angka saturasi. Di  pantry   yang anggun  itu, tampak deretan  Chromebook  berjajar rapi ,  siap mencatat angka-angka vital, menuliskan perjalanan rapuh tubuh manusia, dan menyimpan janji-janji yang ...