SUARA HATI DI MALAM SEPI (7/3/18-00.00) Duduk ku di beranda teras Ditemani laptop dan secangkir kopi pahit Mengapa malam menuju pagi ini terasa sepi Semilir angin dan suara burung malam Menambah kesunyian dan keheningan hati Kucoba bercengkerama dengan dengan heningnya malam Kucoba tuk memadu kasih dengan sunyi Kucoba tuk menyusup menembus hati Mengenal lebih jauh Sang Illahi Ada yang bilang kehidupan ini hartaku Ada yang bilang kehidupan ini statusku Ada yang bilang kehidupan ini wajahku Ada yang bilang kehidupan ini kedudukanku Ada yang bilang kehidupan ini anak istriku Kiranya hatiku mau bilang apa ? Duh Gusti Kebahagiaan seperti apa yang aku cari Kebahagiaan yang karena hartaku ? Kebahagiaan yang karena kedudukanku ? Kebahagiaan yang karena wajahku ? Kebahagiaan yang karena anak istriku ? Oh Gusti, mengapa aku lihat dia menangis Perih dan kesepian Ditinggal kawan menyongsong sunyi Kala semua itu telah pergi Duh Gusti ...
Anestesiologogi & Travelling