Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2013

Puasa Pembawa Berkah

PUASA KITA PEMBAWA BERKAH Tidak terasa setahun telah berjalan dan di tahun inilah pertama setalah empat kali ramadhan berjalan tidak bersama keluarga, Marhaban Ya Ramadhan. Puasa sebagaimana dalam ajaran Islam merupakan salah satu kewajiban yang mesti kita laksanakan. Sebagaimana dijelaskan dalam Al Quran surat Al Baqarah ayat 183, “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” Sebagai renungan pribadi dari tuntunan berpuasa sebagai tujuan akhir ibadah puasa adalah untuk mencapai derajat takwa. Orang yang bertakwa adalah orang yang imannya senantiasa aktif membentuk dirinya, sehingga dia tetap istiqamah (konsisten) dalam beribadat, berakhlak mulia dan terjauh dari segenap dosa dan maksiat. Mungkin masih banyak orang yang telah berulang kali puasa setiap tahun, bahkan ada yang sudah puluhan kali berpuasa, namun taqwa masih jauh dari kehidupannya, imannya tidak aktif, ibadatnya tidak isti...

Anestesi Pada Laparoscopy

ANESTESI PADA LAPAROSCOPY Operasi laparoskopi,   juga disebut   minimal invasif   operasi (MIS) Resiko operasi laparoskopi : Cedera pada pembuluh usus, kandung kemih dan darah pada saat penyisipan instrumen bedah dan pembentukan hernia di sebuah situs sayatan.  Komplikasi lain tidak spesifik untuk laparoskopi termasuk infeksi, pendarahan dan deep vein thrombosis (gumpalan darah di kaki).  Cedera vaskuler dapat menyebabkan perdarahan yang dapat mengancam nyawa. Cedera pada usus besar dapat menyebabkan peritonitis tertunda.  Umumnya, pengalaman salah satu gejala berikut dalam pertama 24-48 jam  : Mual dan muntah ringan Gatal tenggorokan Nyeri perut atau kram rahim Perut kembung karena gas CO2 Hiperkapneu sampai apneu (CO2) narkose Kontra indikasi laproscopy : Kenaikan tekanan intrakranial Ventriculoperitoneal atau peritoneojugular shunt Hipovolemia, CHF ...

Lepas Sambut

SELAMAT  TEMAN Melalui perjalanan menembus macetnya jalur Bumiayu – Tegal, kutemui teman seperjuangan Bro Dikk. “hai bro..gimana, mau kita lanjutkan perjalanan ke Semarang” …..sudah pasti jawaban sahabatku ini pasti “Okehh….!”. Walau ku tahu temen seperjuangan ini dalam kondisi tidak fit dengan cephalgia, ( terpaksa bebrapa tablet paramex dan hexalgin masuk) tetapi rasa sehati membuat kami terpacu untuk menemani kebahagiaan teman-teman kami yang telah menuntaskan pendidikan PPDS Anestesi. Ternyata memerlukan perjuangan untuk sampai ke Semarang… kendala macet kembali terjadi di jalur pantura….sampailah di Semarang jam 18.30 setelah perjalanan dari Ajibarang sejak jam 09.00 WIB. Bang Sat….”Hai kita ketemu lagi” dengan wajah tengilnya….setelah kami sampai dirumahnya dan perjalanan kami lanjutkan ke Balemong Resort Ungaran untuk ketemu teman-teman pasukan bungker anestesi dalam acara lepas sambut residen lama dan baru. Selamat jalan dan bahagia “Fajrianoor, Rindarto, Aunun...